Surat Terbuka untuk Bang Faisal Basri dan Benyamin Biem

Saat tulisan ini saya buat, hasil quick count Pilkada DKI Jakarta sudah keluar. Di urutan pertama pasangan Jokowi-Ahok diikuti pasangan Foke-Nara.

Bang Faisal dan Bang Biem sendiri hanya menduduki urutan ke 4 dengan 4,94% suara (sumber hasil quick count LSI yang dikutip Kompas) Tentunya kita semua masih menunggu hasil perhitungan resmi dari KPU untuk angka real dari hasil Pilkada DKI Jakarta ini. Namun seperti Bang Faisal sampaikan juga melalui beberapa teman di twitter, hasil resmi KPU tidak akan berbeda jauh dengan hasil quick count yang sudah keluar.

Saya sendiri adalah warga Jakarta, yang karena tidak memiliki KTP Jakarta, tidak dapat menyalurkan dukungan untuk Abang. Namun demikian saya mendukung pencalonan Bang Faisal, karena satu hal, Ibu Kota ini memerlukan PERUBAHAN. Dan saya percaya bahwa Abang berdua adalah orang-orang yang sesungguhnya tepat untuk melakukan hal ini.

Namun demikian, kenyataan berbicara lain, dan buat saya pribadi mungkin menjadi lebih baik.

Saya melihat, bahwa jika tujuan yang ingin dicapai Abang berdua adalah kemenangan atau jabatan Gubernur DKI Jakarta, ya tujuan tersebut tidak terlaksana. Lepas dari berbagai faktor kelemahan maupun kelebihan, perhitungan suara sudah dilakukan dan angkanya sudah tercatat.

Namun demikian, jika seperti apa yang saya yakini, bahwa tujuan Abang berdua adalah PERUBAHAN, Abang berdua sudah berhasil.

Pertama, Bang Faisal sudah mampu mendorong pihak-pihak yang tadinya apatis terhadap Pilkada ini untuk mau bekerja bersama dalam proses pencalonan dan ikut serta dalam Pilkada.

Kedua, Abang berdua menunjukan bahwa melalui jalur independen dan berhasil mengalahkan kandidat parpol, berarti rakyat berbicara, dan menuntut didengar dan ini tidak dapat diabaikan oleh parpol-parpol di Indonesia.

Ketiga, Abang berdua sudah berhasil memetakan, mengidentifikasikan dan mendorong keikutsertaan penduduk Jakarta yang mau bekerja untuk tujuan PERUBAHAN.

Pilkada ini buat saya langkah awal. 4,94% suara bukan jumlah yang kecil untuk diabaikan. Tapi terlebih, 4,94% ini adalah modal yang dapat digerakan untuk membuat PERUBAHAN NYATA di Jakarta. Mungkin tidak dengan cara yang seharusnya Abang rencanakan bila Abang memenangkan Pilkada. Perlu kreatifitas, perlu pengelolaan, perlu visi yang saya percaya Abang miliki. Butuh komitmen yang lebih besar, butuh komunikasi yang lebih baik. Tetapi 4,94% warga yang mendukung abang adalah nyata. Warga yang memilih untuk PERUBAHAN yang bisa digerakan untuk BENAR-BENAR membuat PERUBAHAN siapapun pemenang Pilkada putaran Kedua nanti.

Terserah kepada Abang Faisal dan Abang Biem untuk menyikapinya, tapi saya memohon untuk jangan berhenti sampai disini. Jadikan ini langkah awal untuk membuat PERUBAHAN yang SESUNGGUHNYA. Untuk DKI Jakarta dan untuk Indonesia.

Tertanda
Galeshka
Penduduk Jakarta 
Advertisements

About this entry